Jajan di Masbagik
Hidup jajan! Haha. Aku suka banget jajan dan aku berpikir salah satu tujuan aku diciptakan ke dunia adalah untuk jajan, membeli dagangan orang-orang. Tiada hari tanpa jajan. Semoga Allah jadikan aku kaya raya, duit berlimpah ruah bil afiyah, biar bisa melariskan dagangan para pedagang. Aamiin.
Jadi ini beberapa tempat jajanan favoritku di Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, NTB, yang merupakan kampung halamanku:
1. Arnia Mochi
Di sini tersedia mochi berbagai varian rasa dengan harga Rp5.000 per biji. Aku sering beli mochinya karena menurutku enak, dengan isian yang full. Banyak banget pilihan rasanya. Aku paling suka yang matcha strawberry, cokelat strawberry, dan matcha anggur muscat. Isinya tuh buah utuh sebiji dan krimnya juga banyak.
Di sini juga mereka jual choco strawberry kunafa yang lagi viral. Harganya menurutku agak mahal, yang ukuran besar Rp30 ribu tapi tempatnya gak begitu besar tapi buah strawberrynya gede-gede. Ada juga sih ukuran keci, harganya Rp15.000 per cup.
Selain itu, berbagai jenis makanan savoury juga ada di sini mulai dari dimsum, mie jebew, ayam spicy, pentol bakso pedas, cireng dan lain-lain. Mereka juga jual buah potong, salad buah, dan jasuke.
Lokasi: depan lapangan Masbagik, deretan lapak buah.
2. Seblak 77
Aku suka banget seblak dan aku happy banget ada tempat nyeblak baru di Masbagik. Di Seblak 77, pilihan isiannya juga banyak. Jenis kerupuk variatif, ada sayur-sayuran, dan berbagai jenis bakso.
Level pedas juga bisa kita pilih termasuk jenis kuah apakah mau yang nyemek atau kuah yang banyak. Wangi kencurnya menggugah selera banget.
Harganya mulai Rp15.000, tergantung banyak isian yang kita pilih.
Tak hanya jual seblak, mereka juga jual mie jebew, kebab, dan lain-lain. Harga mulai Rp10.000.
Tempatnya luas, bersih, representable. Tempat duduk banyak dan nyaman. Bakal balik lagi beli seblak ke sini.
Lokasi: Danger, pinggir jalan depan MI Al-Ijtihad.
3. Warung AA Bandung
Di sini juga tersedia seblak tapi menurutku pilihan topping atau isiannya gak sebanyak di Seblak 77. Soal rasa, aku juga lebih cocok dengan Seblak 77.
Tapi di sini seblak coetnya lumayan enak.
Pilihan makanan di sini juga banyak. Aku juga suka lalapannya karena sambalnya mantap.
Lokasi: Bagek Bontong, sebrang Bank BNI dan BRI.
4. Lupis dan Serabi Papuq
Aku menamainya Lupis dan Serabi Papuq karena yang jual seorang papuq-papuq (nenek) yang lumayan sudah tua. Hehe. Aku sering beli di sini karena dekat dari rumah.
Jajanan yang dijual si nenek gak hanya lupis dan serabi tapi juga ada bubur sagu yang rasanya adem banget pas masuk mulut, bubur sagu yang ditambahi parutan kelapa dan disiram gula aren.
Ada juga "jaje set", terbuat dari tepung beras dan campuran tepung lainnya yang dikukus daun pisang. Cara penyajiannya juga sama seperti lupis. Di sini juga ada putri nyelam dan ketan manis yang dibalut kelapa parut, my favorit!
Jajanan-jajanan tersebut mengingatkanku pada masa kecil. Kalau beli jajanan ini, terserah kita mau beli berapa. Bisa beli mulai dari Rp5.000. Hal spesial dari jajanan yang dijual nenek ini adalah gula merahnya. Beliau memakai gula merah kualitas bagus, tanpa campuran pemanis lainnya. Gulanya tuh kental, legit, hitam pekat. Jadi pengen lagi deh.
Lokasi: Penakak Lauk atau dekat Penyaong.
5. Pasar Masbagik
Aku suka ke pasar karena banyak jajanan di sini. Ya iyalah namanya juga pasar, semua orang juga tahu wkwkw.
Recently, di pasar aku beli pelemeng atau semacam lemang. Beras ketan yang dibungkus daun pisang, direbus, setelah matang, lalu dibakar. Wangi banget.
![]() |
| Pelemeng |
![]() |
| Hasil belanjaan di pasar |
Jajanan ini sudah ada sejak zaman dahulu kala. Aku nemu di pasar 3 biji cuma Rp5.000.
Coba deh telusuri seisi pasar, banyak juga jajanan lainnya di sini.
Dulu aku suka banget bubur putih terbuat dari tepung beras dengan rasa gurih asin dan ada juga bubur merahnya. Enak banget dimakan pagi-pagi untuk sarapan. Tapi sekarang sepertinya sudah gak ada yang jual. Sad.
Next aku bakal bikin lagi tempat jajan lainnya.
Hidup jajan!















Comments
Post a Comment