Resensi Buku "Animal Farm"
Penulis: George Orwell Penerjemah: Prof. Bakdi Soemanto Penerbit: Bentang Pustaka Perang adalah perang. Satu-satunya manusia yang baik adalah manusia yang mati. Setelah menutup halaman buku ini, saya diam dan bengong cukup lama. Kemudian beberapa titik air mata jatuh. To be honest, saya syok baca kalimat pamungkas buku ini. Kalimat tersebut bisa jadi tamparan keras dan sindiran tajam bagi manusia, apapun status sosialnya. "Makhluk-makhluk di luar memandang dari babi ke manusia, dan dari manusia ke babi lagi; tetapi mustahil mengatakan mana yang satu dan mana yang lainnya." Buku ini diterbitkan pada 1945 tapi masih relate hingga hari ini. Apalagi sebagai orang Indonesia yang menyaksikan banyak sekali kekacauan belakangan ini, buku ini terlihat seperti kenyataan we are living in it. Animal Farm merupakan alegori politik, mengisahkan sekelompok babi yang memimpin Peternakan Manor setelah berhasil mengusir pemilik asli peternakan dari kalangan manusia bernama Tuan Jones. D...





