Posts

Showing posts from October, 2015

Mimpi Dua

namun aku
harus kembali terbangun'

mimpi kali ini
masih lebih indah dari malam-malam lalu

wajahmu tegas jelas hadir
menegaskan harapan
saban malam kurapalkan dalam doa

aku bahagia
sekaligus tersiksa
saat aku sadar
bahwa mimpi masih lebih membahagiakan dari kenyataan

M, 692015

Mimpi Satu

matamu bersinar terang
senyummu semanis kecupan pertama kita
kamu berlari ke arahku
mendaratkan bibirmu di bibirku
sebagaimana kita dalam malam-malam panjang

ciuman panjang melabuhkan kerinduan
selalu membuatku sekarat

tak terbilang kembang hatiku
tak kuduga kehadiranmu
melumatkan segala duka
sekejap merapatkan nganga luka

itu mimpi
aku terbangun
hanya mimpi

jika kamu sebatas mimpi
aku rela terlelap sepanjang waktu

M, 692015

Aku Tak Pernah Benar-benar Mati

kamu selalu datang dengan sebilah pisau di genggaman
siap menusukku bertubi-tubi
tapi aku tak juga mati

kamu menusukku dengan pisau berkarat oleh ciprarat darahku
tusukanmu tak lagi di jantung,
tapi mengulang-ulang tusukan yang sama
di bahu, di perut, di pinggang, di paha
dan tak terbilang lagi di dada
yang tak kutahu lagi bagian mana

aku tak pernah benar-benar mati
hanya sekarat

sekarang kamu datang kembali
membunuhku melalui mimpi sebanyak dua kali
tapi aku tak pernah benar-benar mati
hanya sekarat
berharap

M, 692015

Aku yang Tiba-tiba Mendoakanmu

Bagiku, doa adalah bukti cinta yang paling murni dan sempurna
hanya itu yang bisa aku lakukan
sebagai bukti aku yang telah jatuh mencintaimu

Diam-diam aku mendoakanmu
menyelipkan namamu di sela segala permohonan
dalam sujud panjangku

Dengan malu-malu aku mengeja namamu
meminta kebahagiaan dan keselamatan untukmu
meski nyatanya aku tak benar-benar mengenalmu

Kini, aku tak lagi hanya menyebutmu di hadapan Tuhanku
tapi mulai mendoakanmu
dan mungkin akan terus mendoakanmu

Hanya satu hal yang tak mampu kuminta pada Tuhan; memilikimu
Aku takut Tuhan tertawa dan menganggapku bercanda
Lalu mengabaikan doa-doa baikku untukmu
Cukuplah aku tahu diri untuk tak pernah meminta satu hal itu

M, 2102015

Mungkin Hanya Kebetulan

mungkin hanya kebetulan
kita bertemu dalam ruang tak terduga
mungkin hanya kebetulan
kita sama-sama jatuh cinta
pada hening, pada malam
mungkin hanya kebetulan
tiba-tiba aku menyukai suara tawamu
lantas diam-diam merindukannya
dan mungkin hanya kebetulan saja
Tuhan mengujiku dengan perasaanku sendiri

M, 3092015