Piknik di Pantai Kaliantan
Enggak ada habisnya kalau mau ngomongin tempat wisata di Lombok. Bahkan sebagai warga lokal pun, masih banyak tempat di pulau ini yang belum pernah saya datangi.
Baru-baru mulai ngehype lagi tempat baru untuk piknik. Ini sebenarnya bukan tempat baru, sudah ada sejak zaman dahulu kala dan menjadi pusat perayaan Bau Nyale setiap tahunnya. Pantai Kaliantan mulai hype lagi setelah ramai di TikTok, khususnya setelah tanah lapang hijau di dekat pantai dijadikan lokasi piknik.
Tanah lapang semacam padang rumput itu lumayan luas. Di sekelilingnya juga terdapat deretan pohon cemara sehingga lumayan sejuk. Di sini, para pengunjung juga bisa melihat hewan peliharaan seperti domba dan kerbau yang diangon para pemiliknya. Sayangnya banyak anjing liar juga.
Aku ke sini beberapa bulan lalu berdua sama temanku. Aku pernah ke Kaliantan waktu masih jadi jurnalis di koran lokal, di mana waktu itu aku ditugaskan meliput perayaan Bau Nyale. Seingatku, waktu perpisahan SD puluhan tahun lalu, kami juga ke Kaliantan deh perasaan atau Pantai Cemara kalau gak salah. Kedua pantai ini berada satu jalur gitu.
Kaliantan juga berada di Jerowaru, Lombok Timur bagian selatan. Banyak pantai favoritku di wilayah ini, termasuk Pantai Kura-Kura. Aku dan temanku naik motor dari rumah, sekitar 45 menit. Lokasi pantai ini lebih dekat daripada Pantai Kura-Kura atau Pantai Pink.
Jalan menuju Kaliantan juga sudah bagus dan mulus. Jalan yang kita lalui sangat indah dan hijau karena dikelilingi ladang jagung, serasa di New Zealand haha. Tapi kalau ke sini setelah masa panen, maka sekeliling akan terlihat tandus dan kering karena wilayah ini cukup kering apalagi di musim kemarau.
Setelah masuk Kaliantan, tersedia tempat parkir. Pengunjung cukup ramai pada hari itu. Aku dan temanku enggak di pinggir pantai, tapi kami piknik di bawah pohon cemara, ngobrol sambil makan 2 kilogram rambutan yang kami beli ke Keruak. Jarak pantai dan kebun pohon cemara ini agak lumayan. Jadi kami duduk aja piknik sambil ngemil dan foto-foto.
Ada bebukitan juga di dekat tempat ini. Kalau mau naik ke sana juga bisa tapi harus jalan agak jauh. Mungkin next time bisa ke sana juga, tapi harus tunggu dulu jagungnya tumbuh lagi.
Lokasi ini juga cocok untuk bookdate sambil piknik. Next aku jadwalkan insyaAllah. Kalau mau shalat, bisa ke masjid di perkampungan sekitar. Aku dan temanku sempat shalat ashar di sana sebelum balik, masjidnya masih belum selesai 100 persen tapi kita bisa kok shalat di sana.
Yuk main ke Lombok, tapi hati-hati ntar enggak mau pulang!




















Comments
Post a Comment