Andien Didaulat Jadi Duta Promosi Pariwisata NTB

Andien sedang mencoba menenun di Desa Sade, Pujut, Lombok Tengah


Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menggencarkan promosi pariwisata NTB. Selain banyak melakukan direct promotion ke luar daerah atau bahkan luar negeri, public figure juga diajak terlibat mempromosikan potensi pariwisata yang ada di NTB. 

Baru-baru ini, Badan Promosi Pariwsata Daerah (BPPD) NTB mengundang penyanyi jazz Indonesia, Andien Aisyah Hariadi atau yang lebih dikenal dengan nama Andien. Andien berlibur ke NTB khususnya Lombok selama tiga hari. Dalam kunjungannya yang perdana ini, Andien mengunjungi beberapa objek wisata seperti Gili Trawangan, Senggigi, Kute, Tanjung Aan, Narmada, Pura Lingsar dan beberapa destinasi wisata lainnya.Tak lupa ia juga mencicipi kuliner khas NTB yaitu ayam taliwang dan pelecing kangkung.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Gemintang ini mengungkapkan kekagumannya akan keindahan Pulau Lombok. Ia mengaku sangat terkesan dengan keindahan pulau ini. Disamping juga karena keramahan masyarakatnya.

Namun Andien juga mempunyai beberapa catatan terhadap pariwisata di Lombok. Salah satunya adalah sampah di pantaiTanjung Aan dan pedagang asongan. "Kalau masalah sampah memang menjadi masalah yang umum banget. Di Jakarta juga masih banyak sampah. Tapi mengingat Lombok menjadi destinasi incaran wisatawan asing, mereka sangat memperhatikan masalah itu," ujarnya kepada wartawan ditemui di salah satu rumah makan Taliwang, Senin (12/8) kemarin.

Terkait pelayanan, perempuan kelahiran 25 Agustus ini mengatakan sangat baik. Ia juga memuji makanan daerah ini yang baginya sangat cocok di lidahnya. "Makanannya enak banget," ujarnya. Ia juga mengaku sempat menghabisi satu setengah porsi menu seafood di salah satu restoran di kawasan Senggigi. "Itu salah satu keunggulan Lombok, daerahnya mudah untuk mencari ikan," ujarnya.

Perempuan bernama lengkap Andien Aisyah Hariadi ini mengatakan terkesan dengan kain tenun khas Lombok. Ia berencana untuk membeli kain tenun untuk dijadikan busana jadi. Ia menyayangkan sejauh ini kain tradisional tersebut lebih banyak dieksplorasi dan diapresiasi orang asing daripada masyarakat sendiri. 

Menurutnya di tempat-tempat wisata yang telah mendunia seperti Gili Trawangan harus ada booth khusus yang memamerkan kain-kain tradisional khas NTB. Dengan demikian akan lebih dikenal turis asing yang datang dari berbagai negara. Sehingga diharapkan kain tradisional NTB akan mendunia.

Comments