Kekasih-Kekasihku

Kekasihku tak terhitung jumlahnya. Aku simpan mereka di dalam lemari, biar tak dicuri orang. Lemarinya aku kunci dan kuberi pewangi. Biar tak sembarang yang menjamahi. Kekasih-kekasihku aku simpan di dua rumah, karena satu rumah tak cukup untuk mereka. Rumah-rumah dan kekasihku itu selalu aku singgahi, yang menjadi muara pelarian di saat aku letih. 

Kekasih-kekasihku juga aku simpan dalam hati dan pikiran. Selalu kubawa kemanapun aku pergi. Mereka tetap setia, tak pernah meninggalkanku, kecuali aku rela melepasnya untuk orang lain.

Kekasih-kekasihku adalah hartaku. Aku mencintai mereka, walaupun kadang aku tak bisa adil membagi kadar rasa cintaku kepada mereka. Ada kekasih yang sangat aku cintai, yang selalu kusimpan dalam lemari terkunci, tapi ada juga kekasih yang tak pernah kuhiraukan walaupun tentu aku mencintainya.

Ada kekasih yang bertahun-tahun aku pacari, tapi sedikitpun tak pernah kuperhatikan, aku mengacuhkannya. Aku tahu dia sedih dan iri dengan kekasih-kekasihku yang lain, tapi dia tetap mencintaiku dan menungguku menyentuhnya, walaupun sekadar kecupan singkat di bibir.

Kekasih-kekasihku ini beraneka rupa. Tak sedikit mereka yang membuatku sedih, bahkan menangis. Kadang mereka membuatku tertawa cekikikan lantas tiba-tiba menghancurkan hatiku dan membuatku menangis tersedu-sedu. Tapi aku tetap mencarinya, aku tetap mencintainya. Ada kekasihku yang jago menceritakan lelucon, ada kekasih yang selalu menyejukkanku dengan nasihat pituahnya akan kehidupan, ada kekasih yang kerap membuatku selalu berbunga-bunga, ada kekasih yang membuatku teriak histeris, dan ada kekasih yang sering memberiku kejutan tiba-tiba, mengajakku mendaki gunung, berlarian di pantai, merandai tempat-tempat yang sebelumnya tak terpikirkan olehku. Mereka sungguh hebat.

Itulah kenapa aku tak bisa memilih satu di antara mereka. Aku mencintai kekasih-kekasihku. Aku ingin terus menambah jumlah kekasih-kekasihku. Karena mereka tak akan pernah menyakitiku walaupun aku mengabaikannya dan aku dilabeli pecinta tak setia.



Comments