Movie Review "Satyagraha"






Cast            : Amitabh Bachchan, Kareena Kapoor, Ajay Devgan, Arjun Rampal, Indraneil Sengupta, Amrita Rao, Manoj Bajpai
Director      : Prakash Jha
Year            : 2013


"Dengar! Akar penyebab korupsi adalah serakah. Ini bagaikan tsunami." 
(Dwarka Anand)

Nonton film ini mengingatkanku pada buku The White Tiger karya Aravind Adiga. Apa yang digambarkan dalam buku itu mengenai bobroknya sistem pemerintahan dan laku korup serta suap menyuap para birokrat dan pengusaha di India juga menjadi tema yang diangkat dalam film yang dirilis tahun 2013 lalu.

Ialah Dwarka Anand (Amitabh Bachchan) seorang pensiunan kepala sekolah yang sangat muak dengan sistem yang rusak dan korup di dalam lembaga pemerintahan di wilayahnya, Ambikapur. Dwarka mempunyai sekolah yang dibangun dan dikelola sendiri tanpa bantuan pemerintah.

Anak satu-satunya yang seorang insinyur bidang konstruksi, Akilesh Anand (Indraneil Sengupta) meninggal karena kecelakaan, ia jatuh dan digilas truk. Pada saat kematian anaknya, Menteri Balram Singh datang melayat dan menjanjikan uang 2,5 juta rupee untuk Akilesh dan keluarga. Uang itu telah diniatkan oleh keluarga untuk pembangunan sekolah yang telah lama dirintis.

Pencairan dana ini pun harus dilakukan melalui kantor kolektor yang dipimpin orang kepercayaan menteri. Tapi dimana-mana, urusan birokrasi ini selalu berbelit-belit. Bahkan setiap proposal yang masuk jika ingin segera dicairkan, warga harus memberi uang pelicin kepada pegawai yang mengurus dan secara terbuka diberikan.

Suatu waktu, Sumitra (Amrita Rao), isteri Akilesh datang mengurus pencairan dana tersebut dengan membawa serta berkas yang diperlukan. Telah dua bulan dana tersebut tak kunjung cair. Proposalnya pun ditolak karena ia tidak mau memberi uang pelicin. “Tanpa memberi dan menerima, urusan disini takkan berhasil,”  kata seorang warga kepada Sumitra yang juga sedang mengurus pencairan proposalnya.

Dwarka pun marah besar dan langsung mendatangi kantor kolektor Ambikapur. Dwarka masuk ke ruangan kepala kolektor, menyebutnya korup dan menamparnya karena si kepala kolektor ini juga menyinggung perasaan Dwarka tentang kematian anaknya. Dwarka dilaporkan ke polisi dan ditahan.

Manav Raghvendra (Ajay Devgan), sahabat Akilesh mencari cara untuk membebaskan Dwarka. Akhirnya demonstrasi digelar, massa dikumpulkan atas bantuan Arjun Rajvansh (Arjun Rampal). Dari sinilah awal mula pembentukan pergerakan rakyat yang dipimpin oleh Dwarka atau Daduji. Pergerakan ini disebut Satyagraha.

Pergerakan rakyat ini menghendaki perbaikan sistem di dalam pemerintahan, dan itu harus diawali dengan memberantas korupsi dan suap menyuap yang telah menggurita di semua tingkatan dan menghancurkan rakyat India, khususnya di kawasan Ambikapur. Untuk menghalangi pergerakan ini, muncul intrik politik dari kubu pemerintahan yang dipimpin Menteri Balram. Pergerakan ini juga menjadi besar karena peran Yasmin Ahmed (Kareena Kapoor), reporter dari ABP TV yang pada akhirnya juga ikut terlibat dalam pergerakan.

Dukungan dari berbagai pihak pun muncul untuk gerakan ini. Salah satu polisi yang juga muak dengan sistem di pemerintahan memutuskan untuk melepaskan jabatannya dan mengikuti gerakan Satyagraha. “Kebenaran sederhana lebih baik daripada kebohongan besar,” ujarnya. Pergerakan ini kemudian mempunyai beberapa tuntutan kepada pemerintah, sebelum tuntutan tersebut dipenuhi, Dwarka Anand memutuskan untuk berpuasa.

Selain sistem yang korup dan suap menyuap, satu persoalan besar yang disorot di film ini juga soal mark up proyek. Sebelum meninggal, Akilesh pergi melihat jembatan runtuh yang sedang dalam proses pembangunan. Runtuhnya jembatan ini menelan korban jiwa. Sebenarnya proyek ini awalnya akan jatuh pada perusahaan tempat Akilesh bekerja, tapi dialihkan ke adik Menteri Balram, Sangram Singh. Ternyata proyek ini tak dikerjakan sesuai spek. Sebelumnya Akilesh telah merekomendasikan agar konstruksi jembatan menggunakan semen yang terbaik, tapi ternyata tidak demikian sehingga menyebabkan jembatan tersebut runtuh.

Ternyata hal semacam ini juga terjadi tidak hanya di Indonesia, tapi juga India. Ckckckc. Proyek jatuh ke tangan orang dekat penguasa. Dan ternyata Akilesh mati bukan murni kecelakaan, secara sengaja ia ditabrak oleh truk yang diperintahkan Sangram. Hal ini diselidiki Manav bersama polisi yang mengundurkan diri.

This movie is worth to watch. I love the story. It opens up our mind about political intrigues and how corruption can destroy whole aspects in human life. To change and participate in rebuilding the system, the only way is getting involved in political and government. As Manav said to the young peoples, “Don't waste your anger by revenge. Learn and build your future.”

Comments