Menikmati Senja di Bawah Menara Kembar Petronas (Trip Kuala Lumpur-Singapore Part 5)




Rasanya ada yang kurang ketika traveling ke Kuala Lumpur tapi kita tak mengunjungi Menara Kembar Petronas yang ada di KLCC. Ibaratnya mengunjungi Jakarta tanpa berjalan-jalan di sekitar Monas.

KLCC atau Menara Kembar Petronas adalah salah satu tujuan kami, aku dan Indri, ketika traveling ke Kuala Lumpur pada Mei 2015 yang lalu. Awalnya kami ingin naik ke atas untuk melihat pemandangan kota Kuala Lumpur. Namun karena itu sudah menjelang petang, rencana itu kami batalkan dan hanya duduk-duduk di sekitar taman yang ada di bawah Menara Kembar Petronas.

Sore itu, hujan baru selesai turun. Suasana di sekitar taman sejuk dan dingin. Rumput-rumput masih menyisakan titik hujan. Suasana taman cukup ramai. Ada yang duduk di bangku dan ada juga yang jogging di area sekitar taman.

Kami pun tak lupa berpose di depan air mancur. Air mancur yang pada malam harinya akan menari dengan gradasi warna yang menarik.




Sembari duduk di bangku taman, aku mengunyah blueberry dan cherry merah segar yang tadi siang kubeli di Dataran Merdeka. Ada juga buah plum yang kubeli di penjual buah di Little India. Waktu itu yang tebersit di pikiranku adalah mungkin begini rasanya jadi orang kaya. Hahahah

Sebelum petang menjelang, aku dan Indri berkeliling di sekitar Taman melihat orang-orang yang sedang jogging sembari mendengarkan musik. Di saat senja itulah, kami berfoto dengan latar belakang Menara Kembar Petronas yang lampu-lampu dalam gedungnya mulai menyala. It was so magical moment. Dream accomplished. Heheheh






Selain menikmati senja di bawah Menara Petronas, kami juga menunggu momen tarian air mancur yang ada di bawah menara. Saat malam tiba, atraksi air mancur dimulai. Tapi kami hanya sebentar saja di sana dan masuk ke dalam mal yang ada di KLCC untuk makan malam.


Tarian air mancur


Malam itu kami menikmati nasi lemak yang kami beli di food court. Itulah menu yang harganya paling murah. Hahahaha. Maklum kami hanyalah backpacker with no luxurious things involved. Hahaha.

Tapi tetap, alhamdulillah. See you on next post!

Comments